Manisnya Kurma

datesSalah satu bahan utama yang terkandung dalam produk DCL Bidadari adalah kurma. Kurma termasuk jenis buah-buahan berasal dari pohon palem yang banyak ditanam di daerah Timur Tengah dan Afrika Utara.

Selain rasanya yang manis, kurma sangat lezat jika dimakan segera setelah dipetik. Namun karena termasuk buah musiman, kurma segar sulit didapat di pasaran. Kurma yang banyak beredar umumnya termasuk jenis yang sudah dikeringkan dan diolah terlebih dahulu. Kurma yang dikeringkan diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu lunak, semi lunak dan kering. Kurma kering dapat disimpan di dalam freezer dan tahan hingga setahun.

Menurut Palmwonders.com, proses kematangan kurma terdiri dari 4 tahap, yaitu kimri (mentah), khalal (segar dan kering, garing), rutab (masak, lunak), dan tamr (masak, dikeringkan).

Komposisi Zat Gizi

Sebagian besar daging kurma mengandung fruktosa dan glukosa hingga rasanya manis. Kurma kering mengandung karbohidrat yang cukup tinggi yaitu sebesar 70% , sedangkan pada kurma segar kandungan karbohidrat mencapai 60%.

Selain karbohidrat, kurma kaya akan mineral dan vitamin penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Komposisi tersebut meliputi vitamin A, vitamin B kompleks, sedikit vitamin C, riboflavin, niasin, dan tiamin. Kandungan mineral terdiri dari zat besi, kalsium, magnesium, dan yang paling banyak adalah kalium. Selain itu juga banyak mengandung serat yang dapat membantu proses pencernaan sehingga buang air besar menjadi lancar.

Glukosa adalah gula sederhana yang terdapat dalam tubuh kita, sedangkan fruktosa terdapat dalam sebagian besar buah-buahan. Jenis gula ini tidak berbahaya bagi kesehatan karena hasil olahan alami. Seperti gula pada umumnya, fruktosa mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Bagi orang yang berpuasa, kurma sangat cocok dikonsumsi pada saat berbuka sebab dapat dengan cepat mengembalikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa.

Vitamin A dan Niasin: memegang peranan dan membentuk dan memelihara kulit yang sehat

Riboflavin dan niasin: membantu pengolahan produksi energi dari makanan

Tiamin: membantu melepaskan energi dari karbohidrat dan penting bagi sel-sel saraf. Begitu juga niasin yang mampu menjaga fungsi saraf yang normal.

Khusus mengenai kalium: merupakan zat gizi penting bagi tubuh, terutama fungsi jantung dan pembluh darah. Mineral ini berfungsi agar denyut jantung menjadi teratur, menaktifkan kontraksi otot serta membantu mengatur tekanan darah. Kandungan kalium yang tinggi dalam kurma ini baik untuk penderita hipertensi. Diharapkan dengan mengkonsumsi kurma dapat membantu mengatur kontraksi dan relaksasi pembuluh darah sehingga tidak mudah pecah.

Kurma juga mengandung efek seperti salisilat. Zat tersebut merupakan komponen yang terdapat aspirin, yang berfungsi untuk mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri dan demam. Selain itu juga dapat mencegah pembekuan darah, anti radang, dan anti nyeri.

Kurma juga mengandung hormon yang disebut potuchin, yang dapat membuat kontraksi pada pembuluh darah dalam rahim dan otot rahim. Karena fungsi tersebut, kurma sangat baik dikonsumsi oleh wanita yang baru melahirkan untuk mencegah pendarahan paska persalinan.

Dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *