• Femaling Kapsul Herbal Untuk Perawatan Payudara
  • Awet Muda Sepanjang Masa Dengan Fruta Glow
  • Royale Cafe Collagen +Lutein
  • Royale Guarana Cafe Pengganti Red Guara Cafe
  • Sulthon Minuman Herbal Khusus Pria Dewasa
  • Madu Cleopatra Platinum Untuk Kesehatan dan Kecantikan Wanita Modern
  • Nu~Cell Produk Pengganti Nuage
  • Madu Aduka Minuman Kesehatan Khusus Pria
  • Baru: Trial Pack Bidadari
  • Baru: OXY Pi D’Ionik Life Water
  • Baru: Madu Multi Flora
  • Baru: Paket Evergreen Combo 5 in 1
  • Baru: Evergreen Aroma Lavender
  • Madu Bidadari – Rahasia sehat wanita modern
  • NuAge – suplemen kesehatan untuk kecantikan dan awet muda

8 Prinsip Hidup Sehat Di Usia 40-an

by admin on April 13, 2012

Semakin bertambah usia seseorang maka metabolisme tubuh akan melambat dan lemak akan lebih mudah menumpuk. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar di usia 40 tahunan, ada baiknya menerapkan 8 prinsip hidup sehat berikut ini.

1. Menopause = usia rawan

Memasuki masa  perimenopause hingga menopause adalah usia rawan berat badan melonjak tinggi, karena kerja metabolisme menurun drastis. Karena itu, Anda perlu menaruh perhatian terhadap asupan makanan dan gerak badan saat berada di usia rawan ini.

Gantilah makanan kaya karbohidrat dan lemak, ganti dengan makanan tinggi serat, seperti sayur dan buah. Saat mengkonsumsi makanan berserat tinggi, metabolisme tubuh Anda mampu menguraikan kalori 30 persen lebih banyak.

2. Lingkar Pinggang = Kondisi Kesehatan

Idealkah tubuh Anda?

Coba ukur lingkar pinggang Anda. Bila kurang dari 80 cm, berarti berat badan Anda masih normal. Sebab, jumlah lemak di perut dan pinggang menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Mulailah berdiet bila lingkar pinggang Anda memasuki angka 80.

3. Jangan Ngoyo

Bila Anda melakukan diet tanpa pengawasan dokter, maka normalnya dalam sebulan berat badan cukup turun maksimal 2kg. Bila lebih dari itu, sudah tidak sehat lagi. Bila berdiet di bawah pengawasan dokter, berat badan boleh turun paling banyak 4 kg dalam sebulan.

4. Diet Seimbang

Diet yang paling tepat adalah dengan mengatur asupan makanan, berolahraga teratur, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat agar berat badan tidak mudah naik lagi, dan lakukan aktivitas fisik yang cukup. Diet seperti ini disebut juga dengan moderate diet karen paling aman.

Kunci utamanya: hindari makanan kaya gula, mentega, keju, minyak dan kuning telur. Garam, gula, soda dan alkohol juga sebaiknya dihindari atau dikurangi semaksimal mungkin.

Sebab selain mengandung banyak kalori, bahan-bahan tersebut lebih mudah menyerap lemak ke dalam tubuh. Ingat, ini bukan sekedar urusan membuat tubuh terlihat seksi, tetapi terutama demi kesehatan Anda.

Mulailah dengan mengurangi seperempat porsi makan, hingga mencapai 1500 kkal per harinya.

Menjalani diet seperti ini memang tidak bisa instan, melainkan butuh waktu, disiplin dan kesabaran agar berat badan tidak mudah naik dan turun seperti yoyo. Diet yoyo bisa berbahaya, karena dapat mengganggu kerja metabolisme.

Lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengubah gaya hidup agar dapat menjalani diet seimbang ini?

Jawabnya: 6 sampai 8 minggu.

5. Kurangi Kafein

Di atas usia 40 tahun, kopi lebih banyak memberikan efek negatif ketimbang positifnya. Kafein mengandung zat stimulan bagi sistem saraf pusat, yang setiap hari jumlahnya bertambah sebanyak 98 sampai 174 kalori.

Selain itu bagi wanita usia 40-an, konsumsi kopi yang berlebihan bisa membuat kulit mudah kusam dan rambut tak bercahaya.

Kalau tetap ingin rutin mengkonsumsi kopi, kurangi porsinya, maksimal 2 cangkir per hari. Tentunya tanpa gula ya.

6. Olahraga Wajib Hukumnya

Olahraga dan memperhatikan asupan gizi adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Sebab, lemak tidak akan terbakar sempurna tanpa berolahraga. Setelah usia 40-an tubuh memang berubah: massa otot dan kepadatan tulang berkurang.

Mengingat metabolisme tubuh tidak lagi secanggih saat tubuh berusia 20-an, maka porsi olahraga justru harus ditambah. Namun tak perlu menjadi gym freak, cukup berjalan kaki 30 menit dalam sehari. Latihan itu sudah cukup membakar lemak dalam tubuh.

Bila 30 menit setiap hari terasa berat, bisa dikurangi menjadi lima kali seminggu per 30 menit. Olah raga lain yang disarankan adalah jenis low impact, seperti yoga dan pilates seminggu tiga kali selama 45 menit.

7. Serahkan Pada Ahlinya

Bila segala cara sudah Anda lakukan tapi tidak membuahkan hasil, saatnya beralih ke dokter gizi. Akan lebih bijak bila sejak awal Anda sudah mengunjungi dokter gizi. Anda akan mendapatkan turan diet yang lebih tepat bagi Anda dan disesuaikan dengan kondisi latar belakang kesehatan Anda.

Anda sebaiknya tidak mencoba-coba diet sendiri sebab bisa membahayakan jika diet dilakukan secara sembarangan. Yang perlu diingat, sebaiknya Anda memilih dokter gizi yang bisa dihubungi setiap saat, terutama di saat program diet Anda terancam.

8. Berbahagialah!

Kebanyakan wanita stress menghadapi pertambahan usia atau menghadapi menopause . Perasaan depresi tersebut justru kian mengganggu kerja metabolisme. Tak ada salahnya ANda belajar untuk menikmatei anugerah alam ini dengan ikhlas tanpa harus berupaya keras untuk tetap kencang seperti anak gadis.

Selain itu, kebanyakan wanita di atas usia 40 biasanya terlalu fokus pada masalah pekerjaan atau rumah tangga, sehingga kerap terlupa pada hal-hal yang sesungguhnya bisa membuat Anda tertawa atau tersenyum.

Lakukan segaka hal yang membuat Anda bahagia. Misalnya di hari Minggu bebaskan rasa bersalah pada gula dnengan menyantap es krim bersama anak. Yang terpenting, syukurilah hidup Anda.

Sumber; Majalah Pesona edisi Januari 2012

 

 

Leave a Comment

Previous post:

Next post: