Pijat Wajah Agar Tampil Segar dan Awet Muda

Kesegaran wajah tidak hanya bergantung pada diet yang sehat dan perawatan yang tepat. Pijat wajah seperti latihan dan masase pada otot-otot wajah serta leher pun sangat menunjang agar wajah tampak segar dan awet muda.

Kebiasaan ekspresi wajah yang sering kita lakukan sehari-hari tanpa disadari akan menimbulkan jejak pada wajah, berupa garis-garis maupun kerutan. Mulai dari ekspresi marah, cemberut, tertawa hingga ekspresi yang menjadi kebiasaan dan ciri khas pribadi, seperti menyipitkan mata, mengerutkan dahi atau daerah di antara dua alis, memonyongkan mulut, dan sebagainya.

Garis-garis ekspresi dan kerutan itu akan semakin dalam dan kentara seiring dengan pertambahan usia, sehingga menggangu kesegaran dan kemulusan wajah yang pada akhirnya membuat wajah terlihat tua.

Untuk menghilangkan garis-garis ekspresi tersebut, selain dengan melakukan terapi perawatan dengan kosmetik anti aging atau – mungkin – operasi plastik, sebenarnya ada cara lain yang tak kalah manjur, yaitu dengan melakukan fitness wajah, yang merupakan gabungan dan latihan peremajaan wajah dan teknik pijat tertentu.

Teknik ini diperkenalkan oleh Patricia Goroway, penulis buku Facial Fitness, berdasarkan sejumlah hasil riset anatomi dan wawancara dengan para pakar di bidang medis, kesehatan dan kecantikan. Dari situ ia sampai pada kesimpulan bawah otot-otot wajah dan leher dapat dilatih agar berdampak sangat menguntungkan bagi kulit.

Ia menemukan bahwa aliran darah pada otot berkontraksi sepuluh kali lipat lebih banyak dibandingkan aliran darah pada otot yang diam. Suplai darah ini mengantarkan oksigen dan zat gizi pada kulit dan memperbarui jaringan-jaringannya. Berdasarkan penemuan ini ia menciptakan sederet latihan wajah untuk 77 otot wajah dan leher.

Selanjutnya ia menciptakan pula teknik-teknik pijat wajah untuk mendukung program latihan wajah yang disebut Facial fitness. Program ini menggabungkan empat pendekatan yang ampuh terhadap tujuan peremajaan kulit, yaitu:

  1. Latihan wajah yang menggunakan gerakan-gerakan meremajakan dan memperkuat otot-otot wajah.
  2. Pijat wajah, dengan gerakan-gerakan mengusap dan menekan untuk meringankan stres, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperbaiki kemampuan kulit untuk menghilangkan toksin.
  3. Diet yang bergizi, dengan menyantap makanan sehat.
  4. Perawatan wajah yang menggunakan metode sehat guna memperbaiki tekstur kulit dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Selain mudah, murah dan praktis, Anda juga dapat melakukannya sendiri di rumah. Mau mencoba? Simak langkah-langkah berikut ini.

Latihan Dasar

Ketika baru memulai latihan wajah, sebaiknya lakukan di depan cermin, di pagi atau malam hari setelah membersihkan wajah. Sisihkan waktu paling sedikit 15 menit. Cuci tangan terlebih dahulu dan oleskan pelembab pada wajah.

Program Facial Fitness terdiri dari 12 latihan dasar untuk melatih 57 otot wajah dan leher secara sinergis.

Latihan 1. mengangkat dahi

Fungsi: Latihan ini ditujukan untuk otot-otot galea aponeurotica, frontalis dan corrugator, dan bertujuan mengurangi garis-garis melintang di dahi.

Latihan:

  • Letakkan telunjuk di sepanjang garis rambut.
  • Sementara jari menekan kulit, turunkan alis.
  • Tahan selama 10 detik.
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 2. Mengurangi garis nasal-labial

Fungsi: Dirancang untuk membantu otot-otot di seputar hidung dan mulut (orbicularis oris dan caninus), menghilangkan garis-garis di kiri-kanan mulut (garis-garis nasal-labial, atau marionette).

Latihan:

  • Buka mulut Anda lebar-lebar, menarik wajah Anda sepanjang mungkin.
  • Ucapkan “ooh, ooh, ooh” 10 kali. Dengan mengucapkan bunyi ini, otot-otot di seputar mulut berkontraksi lalu relaks, dan menjadi lebih kuat.

 

Latihan 3. Memperkecil hidung

Fungsi: Memperkuat otot-otot di hidung dan kiri kanannya (nasalis, procerus dan depresor septi), dan membantu penampilan hidung agar tetap mancung dan tirus.

Latihan:

  • Tujukan ujung hidung ke bawah dan melarkan hidung selama 10 detik (hitungan 1 sampai 10).
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 4. Mengangkat mulut

Fungsi: Merawat dan melatih otot-otot di dekat ujung mulut agar mulut terangkat. Otot-otot yang terpengaruh adalah orbicularis oris, quadratus dan caninus.

Latihan:

  • Kencangkan ujung mulut dan rapatkan bibir.
  • Tahan, hitung sampai 10.
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 5. Memompa bibir

Fungsi: Membantu menambah aliran darah ke bibir dan otot-otot sekitarnya, yang dikenal sebagai orbicularis oris dan mentalis, agar bibir Anda kelihatan lebih ‘penuh’.

Latihan:

  • Majukan mulut seolah-olah mencibir, coba tersenyum.
  • Embuskan udara ditengah-tengah bibir. Agar lebih yakin udara keluar secara halus dan teratur, letakkan jari di depan bibir.
  • Tahan selama 10 detik (hitung sampai 10), lalu relaks. Ulangi 3 kali.

 

Latihan 6. Memperkuat leher

Fungsi: Memperkuat otot-otot di depan dan belakang leher, dikenal sebagai plantysma, sternocleidomastoid dan trapezius. Dapat pula dilakukan sambil berbaring.

Latihan:

  • Julurkan leher dan rahang ke depan sejauh mungkin.
  • Tahan selama 10 detik (hitung sampai 10), lalu kembali ke posisi semula.
  • Ulangi latihan ini 3 kali.

 

Latihan 7. Mempercantik garis rahang

Fungsi: Latihan ini membantu merawat dan memperkencang otot-otot seputar rahang (masseter, pterygoideus, inetrnus dan externus, temporalis dan buccinator)

Latihan:

  • Letakkan tangan dengan telapak ke bawah, dibawah rahang.
  • Tahan dan turunkan rahang ke tangan sebanyak 10 kali, lalu relaks.
  • Lakukan 10 set.

 

Latihan 8. Merawat leher dan garis rahang

Fungsi: Merawat dan mengencangkan otot-otot platysma yang terletak di bagian depan dan sisi leher. Juga membantu merawat otot-otot yang mendukung garis rahang.

Latihan:

  • Dongakkan kepala sambil memajukan rahang bawah. Rasakan betapa leher mengencang.
  • Tahan selama 10 detik (hitung sampai 10).
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 9. Mempercantik leher dan garis rahang

Fungsi: Melatih otot platysma dan otot-otot lain di garis rahang, mencegah dagu ganda.

Latihan:

  • Palingkan wajah ke samping, julurkan rahang, tahan 10 detik (hitung sampai 10). Hadapkan wajah ke depan. Palingkan wajah ke arah berlawanan, julurkan rahang, tahan 10 detik (hitung sampai 10).
  • Ulangi latihan ini 3 kali ke setiap sisi.

 

Latihan 10. Menghapus garis vertikal

Fungsi: Mengurangi terbentuknya garis vertikal yang dalam, meratakan serta membuat relaks otot-otot yang Anda gunakan ketika cemberut, seperti otot-otot frontalis dan procerus.

Latihan:

  • Cubit kulit di kedua sisi wajah, persis di atas hidung dan antara alis. Tarik keluar dengan lembut.
  • Lakukan gerakan menurunkan bagian dalam alis.
  • Tahan 10 detik (hitung sampai 10).
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 11. Mengangkat kelopak mata

Fungsi: Menguatkan otot kelopak mata, yang dikenal dengan sebutan levator palpebrae, dengan cara membuka mata dan mengangkat alis.

Latihan:

  • Letakkan telunjuk di bawha alis.
  • Dorong pelan ke atas sementara alis menekan ke bawah, tahan sampai hitungan 10.
  • Ulangi 3 kali.

 

Latihan 12. Mengurangi kantung mata

Fungsi: Memperkuat otot-otot di bawah dan di sekitar mata (orbicularis oculi), teknik ini manjur untuk mengurangi mata lebam, sekaligus menghilangkan garis-garis di sekitar mata.

Latihan:

  • Letakkan dengan lembut jari tengah dan jari manis di sudut luar mata.
  • Sipitkan mata menggunakan otot-otot mata bagian bawah.
  • Tahan dan lepaskan sebanyak 10 kali.
  • Ulangi latihan ini 3 kali.

 

Sumber: Bonus Majalah Pesona Edisi Februari 2012

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *