Cegah Kegemukan Pada Masa Menopause

Berubahnya bentuk tubuh dan bertambahnya berat badan adalah dua hal yang paling ditakuti para wanita ketika memasuki masa menopause. Walaupun Anda sudah memperhatikan asupan kalori setiap harinya, perut bisa saja tiba-tiba tampak membuncit. Ini karena terjadinya perubahan hormon.

Selama masa menopause kadar estrogen dan progesteron mengalami penurunan. Pertambahan usia juga menyebabkan metabolisme tubuh melambat, sehingga lemak di dalam tubuh meningkat perlahan-lahan.

Dengan menurunnya kadar estrogen dan progesteron berarti perlindungan terhadap tulang dan jantung juga menurun. Sebab kedua hormon ini sangat dibutuhkan untuk melindungi tulang dan jantung. Karena itu pula, pada masa menopause sering muncul penyakit kardiovaskular dan osteoporosis.

Selain perubahan hormon, faktor gaya hidup juga menentukan munculnya lemak di perut. Secara alami, begitu usia bertambah, tubuh kehilangan otot dan mendapatkan lemak sebagai gantinya.

Peningkatan lemak yang terjadi di area perut sangat berbahaya sebab bisa menimbulkan masalah meningkatnya gula darah dan tekanan darah. Oleh karena itu perlu diperhatikan asupan kalori yang tepat karena penambahan lemak dan berat badan ini berkaitan erat dengan timbulnya gangguan fungsi jantung.

Untuk mencegahnya, perhatikan tips berikut.

1. Jaga indeks massa tubuh.

Bila Anda kelebihan berat badan, jaga jangan sampai menuju obesitas. Bila Anda memiliki IMT normal, jaga agar jangan sampai overweight. Menjaga berat badan dan IMT erat kaitannya dengan asupan kalori dan olahraga.

2. Olahraga sesuai kebutuhan

Pada masa menopause, olahraga yang Anda butuhkan adalah olahraga untuk menghindari timbunan lemak. Olahraga untuk membakar lemak berbeda dengan olahraga untuk menurunkan berat badan. Demikian pula olahraga untuk kesehatan kardiovaskuler berbeda dengan olahraga untuk mencegah osteoprosis.

3. Makan untuk sehat

Mengkonsumsi makanan organik, nasi merah, sayuran organik adalah makanan untuk hidup sehat atau untuk menghindari peyakit degeneratif. Tetapi kalau total kalori yang dikonsumsi lebih tinggi dari yang Anda butuhkan, tetap saja Anda menabung lemak,

4. Lebih banyak bergerak

Usia 35+ jelas berbeda dengan usia 20-an, khususnya dalam social life. Di usia ini, Anda mungkin jadi makin sedikit bergerak. Jadi bukan hanya metabolisme yang melambat, tetapi perubahan gaya hidup bisa berperan untuk membuat berat badan meningkat dan perut tambah gendut.

5. Jangan diet sembarangan

Diet yang keliru juga bisa menyebabkan metabolisme tubuh melorot dari usia aslinya. Misalnya kebutuhan kalori harian Anda sebenarnya 1800, tapi kemudia Anda turunkan semaunya menjadi 1600, lalu diturunkan lagi menjadi 1400. Yang terjadi, berat badan justru semakin cepat naik. Diet yang tidak tepat justru akan menjadi bumerang.

mencegah kegemukan

Sumber : Majalah Pesona edisi Maret 2014

Leave a Reply